Selasa, 28 Februari 2017

KORAN KOMPAS

KOMPAS adalah nama surat kabar Indonesia yang berkantor pusat di Jakarta. Kompas adalah bagian dari Kelompok Kompas Gramedia. Untuk memudahkan akses bagi pembaca di seluruh dunia, Kompas juga menerbitkan edisi daring bernama Kompas Cyber Media, berisi berita-berita yang diperbarui secara aktual.

Sejarah Ide awal penerbitan Kompas datang dari Jenderal Besar Ahmad Yani, yang mengutarakan keinginannya kepada Frans Seda untuk menerbitkan surat kabar yang berimbang, kredibel, dan independen. Frans kemudian mengemukakan keinginan itu kepada dua teman baiknya, P.K. Ojong (1920-1980) dan Jakob Oetama. Ojong langsung menyetujui ide itu dan menjadikan Jakob Oetama sebagai editor in-chief pertamanya. Awalnya harian ini diterbitkan dengan nama Bentara Rakyat. Atas usul Presiden Sukarno, namanya diubah menjadi Kompas, sebagai media pencari fakta dari segala penjuru. Kompas mulai terbit pada tanggal 28 Juni 1965 berkantor di Jakarta Pusat. Sejak tahun 1969, Kompas merajai penjualan surat kabar secara nasional. Pada tahun 2004, tiras hariannya mencapai 530.000 eksemplar, khusus untuk edisi Minggunya malah mencapai 610.000 eksemplar. Pembaca koran ini mencapai 2,25 juta orang di seluruh Indonesia.

Larangan terbit sementara tahun 1978 Pada tahun 21 Januari 1978, menyusul pemberitaan pencalonan Soeharto sebagai presiden untuk ketiga kalinya dan demo menentang korupsi yang marak, tujuh harian (Kompas, Pelita, The Indonesian Times, Sinar Harapan, Merdeka, Sinar Pagi, dan Pos Sore) dilarang terbit atas perintah Sudomo,

Edisi Daerah Edisi Kompas Daerah meliputi : Sumatra Bagian Selatan Sumatra Bagian Utara Yogyakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jawa Barat

 ::::::::::::::::::::::::::::::::::::::   PASANG IKLAN KOMPAS  ::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::


http://www.baktiartha.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar